Pages

Tuesday, 22 March 2011

^ Friendship is a Gold ^

Thanks for everyone who stand up along my life. You are the treasure sent by God. To complete my note of act in the name of good relationship. We should keep in good relationship. We need to complete each others. We just want to have great family of our friendship partner. We able to create its memories beautifully. We LOVE each of us. That's show for Friendship is gold.


We hold the shoulder of each us. We save the heart to share the pain and happiness. We create the trust of the promise. We walk through the same way. We smile for the trouble and walk together again, because We LOVE each of us. That's show for Friendship is gold.

We are the sister and brother. We understand each of us. We truly respect for alive. We deeply concern for lasting good relationship, no matter the big cloud inside, we promise to keep lasting it. And we never blind.

For your blind, when there's no more reason to explain your blind, you may left away. Look in the mirror ahead for the past and you need to learn for you yourself. Understanding and be understood are the formulation. Loving and be Loved are the characters. Respecting and be respected are Human Society culture. And we are living for the name of Friendship is Gold. Because we LOVE each of us.
 

Somebody left but the other come. That's the ruler. Just seemed like die and live. But trusted, true friend won't close its eyes. They still sit on a bench.





 

Dia dan 13 Hari Lagi

. Sebuah pesan masuk di handphone tepat pukul 12.25, di hari ini tanggal 22 Maret 2011. Isi pesan yang masuk singkat tetapi cukump menginspirasiku untuk menuangkan ide yang seketika muncul. " Hitungan Mundur 13 hari lagi ", begitu isi pesannya.
Awalnya belum tersadar juga ada apa dengan momentum 13 hari ke depan. Kalender menjadi sangat berharga untuk kemudian mengecek mengenai hari tersebut. Simpul senyum terbentuk dari bibir dan kemudian membalas pesan tersebut, dari seorang yang pernah mengisi masa lalu.

Hari yang dimaksud bertepatan dengan hari paling spesial dalam sejarah manusia hidup di manapun, Hari Ulang Tahun atau Birthday . Ternyata resiko nambah umur akan segera dieksekusi dalam waktu kurang dari 2 minggu. Padahal aku pun sama sekali tak merasa hari itu ternyata telah dekat.

Hingga kemudian, hal yang membuatku terusik adalah membuat daftar misi. Aku termasuk manusia yang percaya dan mengilhami dengan sangat dalam apa itu mimpi. Bagiku, mimpi yang akan membuat kita semakin hidup. Terlebih bahwasanya mimpi mempunyai daya magnetik yang luar biasa yang mendekatkan kita pada realisasi nyata.Sepanjang mimpi mimpiku yang telah direalisasikan oleh Allah, rasanya aku perlu membuat target untuk landasan 19 tahunku ini.

Bismillahirrahmanirrahim,
For my next 19th, Please God for blessing me :
- The maturity of thinking
- Sholat ga boleh bolong
- Kesabaran, Semangat, Ketulusan
- Belajar mencintai diri dengan lebih ekstra
- Lebih Fokus untuk orientasi masa depan.
- Lebih bertanggung jawab pada diri sendiri.
- Bergabung dalam organisasi eksternal
- Berlibur
- Bekerja part time selama liburan
- Punya Pacar pengertian, dewasa :)
- Dapet hadiah dari Mama
- Hadiah dari seseorang :), semoga kamu merasa ya..

.. Allah yang baik, terima kasih telah ada yang mengirim pesan sekalipun 13 hari sebelum hari H.. Semoga membawa keberkahan untuknya..

Saturday, 19 March 2011

Akhirnya, Allah Merealisasikan Lamunanku"

" Gembira, Bahagia, Tawa, Senyum cap lima jari, Apresiasi kebuncahan jiwa and whatever it says " Sangat menikmati moment tadi, ketika membuktikan bahwa Allah merealisasikan satu pinta kecilku.

Sebenarnya mungkin terdengar agak aneh ketika aku mempunyai angan-angan untuk berfoto dengan beliau. Karena pada dasarnya mungkin sebagian mahasiswa di Kampusku, terlebih bagi anak Fellow seperti aku, akan sangat mempunyai kesempatan banyak untuk mendapatkan sesi foto bersama dengannya. Tapi mungkin itu perkecualian untukku. Sejak menerima Fellowship dan masuk menjadi bagian dari lingkungan Paramadina, bisa dihitung cuman beberapa kali berfoto dengannya dan itu pun tidak tepat disampingnya. Hingga aku selalu mengkhayal, bermimpi, melamun dan berharap untuk bisa berfoto secara eksklusif dengan beliau, Bapak ANIES BASWEDAN, rektor UNIVERSITAS PARAMADINA. I love him much! :D

Dari awal 2011, target ini uda tertancap bulet bulet di kepala. Setiap kali ada kesempatan seminar, pengen sekali mendekati beliau trus bilang "pak, saya sangat menginginkan kesempatan untuk bisa berfoto dengan Bapak" Tapi selalu gagal. Namun, kegagalan itu selalu membuat stimulus alam bawah sadarku meningkat berlipat-lipat. "Harus dapat foto sama beliau"! Terlebih ketika isu jabatan rektor akan diganti periode ini. Otomatis ini harus segera direalisasikan. Ini pinta yang telah tertancap cukup dalam di hati. Hingga hari ini, aku mendapatkannya.

Hari ini adalah first project untukku tampil menari di sebuah event. Kali ini dapet di acara wisuda kampus. Jauh hari, aku telah berkhayal bahwa aku akan mendapatkan kesempatan ini, Foto bareng beliau. Gimanapun caranya aku bakal request ke panitia buat fotoin aku sama Pak Anies. Sumpah, itu mindset sebelum tampil. Sangat lekat dalam hati dan pikiran! Harus bisa kali ini. :D
Sebelum tampil, sempet deh bilang ke Kak Hadi, Project Manager T-Ta Paramadina, buat fotoin aku sama Pak Anies. Yaa yang penting bilang dulu deh, dengan harapan bakal diomongin sama panitia. Berulang kali tuh aku request sama dia. Sampai akhirnya pun setelah tampil, aku uda sempet yang hopeless ga bakal dapet lagi kesempatan merealisasikan mimpi. Karena aku tampil nari pas senat telah meninggalkan ruangan, padahal berharap Pak Anies melihat penampilanku. Selesai nari pun aku yang masih berusaha untuk ngga ganti baju terlebih dahulu, masih dengan harapan sama. Hingga akhirnya hopeless juga, waah ga ada kesempatan lagi kali ini. :(
Well, ikhlas.. Semoga terealisasi di lain waktu. Menghibur diri dengan khayalan yang extended, bakal bisa foto sama beliau suatu saat nanti, pasti! Entah saat gelar Pamit T-Ta Goes To France, atau another chance.

Sampai akhirnya ruangan heboh. Posisi lagi makan dan udah ganti baju. Tiba tiba Kak Hadi nyletuk, "Ruthi, itu Pak Aanies!" And i feel so hiiiigghhh...! Langsung ngabuur ke depan dengan perasaan yang ga karuan, saking seenangnya..:D Really, it was so long i ever felt this feeling. Dan ini muncul lagi, perasaan yang benar-benar membuat ulu hati tergerak bebas untuk berapresiasi. Yes! I got this chance! Ini pinta yang aku yakin Allah berikan untukku. Aku dapet foto bareng beliau. Pengennya berdua aja, tapi akhirnya rombongan. And atas nama pinta, khayalan, mimpi or whatever it says, aku berpose di sebelah beliau!

Finally, I Love this moment when my heart feel free. Terima Kasih Ya Allah, Terima Kasih Pak Anies Baswedan, ini pinta dan mimpiku!

Thursday, 3 March 2011

^ Surat Untuk Perancis ^


Testimonial : Inilah Modal Pertama ke Perancis :)

The Future Belongs To Those who Believe in the Beauty of Their Dreams. – Eleanor Roosevelt

Aku mencintai Perancis karena Eiffelnya. Bukan, tapi karena mimpiku. Berangkat dari mencintai diri dan orang-orang di sekitarku, aku mencintai mimpiku. Mimpiku adalah mimpi mereka. Ribuan kesamaan Perancis menari-nari merengkuh nilai sama, kesempatan melalui seleksi ini. Namun, kadar cinta terhadap mimpiku tidak disamai oleh ribuan angan di luar. Cinta harus tersampaikan melalui mimpi yang direalisasikan. Bermodalkan mimpi, impian dan cinta seleksi ini harus mencapai titik kesungguhan.
Aku mencintai diri untuk menjadi lebih baik dari kemarin. Belajar menginterpretasikan kesalahan dan tidak ingin kembali pada kesalahan yang sama. Upgrading diri adalah kesempatan bagi setiap manusia untuk kehidupan yang lebih baik. Do your best in every single best adalah tempelan yang melekat pada pangkal otak saat ini untuk setiap kesempatan.  Jangan mempermainkan kesempatan yang merujuk pada mimpimu dengan alasan retoris yang abstrak. Kebesaran mimpimu akan terlihat nyata selangkah usaha terbaikmu. Kali ini tidak ada kompromi untuk meninggalkan langkah terbaik, seperti tahun lalu.
Aku mencintai mereka. Orang-orang dan kesempatan yang membangun internalitasku dari luar. Keluarga adalah loncatan terbesar untuk setiap bangunan pondasi. Setiap pengharapan mereka tentu menumbuhkan ratusan kebaikan nilai pertambahan motivasi diri untuk seribu kali lebih baik. Kata mereka dunia itu tidak selebar telapak tangan, dan mereka menuntun kesungguhan diri untuk memperoleh kebenaran. Bahwa dunia itu luas.
Aku mencintai Paramadina. Kebaikan institusi pendidikan ini memberi rasa lebih pada niat memberi dan berkontribusi sesuai dengan kapasitas yang dibanggakan ini. Menjadi bagian pada kesempatan besar yang bermuara pada upaya membesarkan Paramadina adalah resolusi yang harus tercapai. Paramadina menggerakkan kesungguhan hati untuk terpacu turut berkontribusi ke dalam bagian yang membanggakan. Memberikan persembahan terbaik untuk Paramadina. Menjadi bagian dari incredible team of T-Ta merupakan sisi untuk menyalurkan kompetensi diri dan kontribusi kepada Paramadina yang telah memfasilitasi kelebihan pendidikan.
Aku mencintai tarianku. Menari adalah hobi, sahabat di kala sendiri, serta candu bagi hati menggerakkan ribuan stimulus di otak untuk mengikuti irama dengan olah tubuh. Menari adalah sebuah pengakuan bahwasanya kita hidup di tengah ribuan fenomena yang menginspirasi kita benar-benar hidup. Menari adalah kesempatan, kesempatan untuk mengapresiasi diri, menjunjung diri dan memperbaiki diri untuk setiap keindahan niat di dalam jiwa. Apresiasi besar akan terproyeksikan dengan baik ketika kesempatan membawa judul “Duta Misi Kebudayaan” tersemat di bahu. Menari di level internasional tentu saja menjadi mimpi sebagian besar orang,dan ini mimpiku. Menjadi salah satu bagian dari pertunjukkan internasional yang mengikat diri menjadi aktor di dalamnya. Menari gending jawa di tengah kebudayaan barat menginspirasiku untuk mewujudkannya.
Aku mencintai seseorang. Dan mimpi ke Perancis adalah sekaligus upaya untuk menunjukkan kebenaran dari sebuah kesalahan lalu.